Kamis, 10 Januari 2013

Persentase Pengangguran Terdidik


Indonesia banyak menciptakan sarjana pencari kerja, bukan pencipta lapangan kerja, itu membuat masyarakat Indonesia terbiasa makan gaji sehingga tidak mandiri dan kreatif. Indonesia selama ini hanya mencetak begitu banyak sarjana yang hanya mengandalkan kemampuan akademis nya, tetapi tidak menjadikan mereka lulusan yang kreatif.

Persentase pengangguran terdidik terbesar di dunia :

NEGARA
PERSENTASE
AFRIKA
24,7 %
INDONESIA
24,6 %
SPANYOL
21,6 %
YUNANI
17,7 %
IRLANDIA
14,4 %
PORTUGAL
12,7 %
IRAN
11,5 %
KOLOMBIA
10,8 %
TURKI
9,8 %
POLANDIA
9,6 %
PRANCIS
9,3 %

Indonesia terlalu banyak memiliki perguruan tinggi dan terlalu banyak menghasilkan sarjana, tetapi sayangnya tidak diimbangi dengan banyaknya lapangan kerja. Akhirnya kita hanya banyak melahirkan pengangguran terdidik, tahun 2008 saja Indonesia punya 1,1 juta penganggur yang merupakan lulusan perguruan tinggi (S1).

Generasi muda Indonesia kebanyakan tidak memiliki kemampuan menciptakan pekerjaan bagi dirinya sendiri karena mereka terbiasa berpikir untuk mencari kerja. Pikiran itu mungkin sudah tertanam sejak mereka kecil.

SEKOLAH LULUS, KULIAH TAMAT, CARI KERJA. Paling banter juga rebutan cari kursi PNS.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar